Polda Jawa Barat Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas Di Wilayah Hukum Polres Cimahi

Polres Cimahi Polda Jawa Barat – Forum silaturahmi kamtibmas (FSK) Polda Jawa Barat adalah forum dimana membentuk komunikasi kamtibmas bersama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pegiat media dan juga dari unsur pemerintahan seperti Sekda, Satpol PP dan juga Dinas-dinas di kepemerintahan lainnya.

Forum silaturahmi kamtibmas kali ini dilaksanakan jajaran Polda Jawa Barat di mako Polres Cimahi bersama dengan unsur terkait di wilayah kota cimahi dan kabupaten bandung barat pada Rabu (07/06/2023).

Bacaan Lainnya

Kasat Binmas Polres Cimahi AKP Anang Suryana S.H.
Menyampaikan, walau kamtibmas di wilayah hukum polres Cimahi sejauh ini cukup terjaga namun kita harus terus meningkatkan waspada kamtibmas wilayah agar selalu terjaga dengan baik, ujarnya.

Kamtibmas adalah Suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah asultu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum, serta tertbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Dir Binmas Kombes pol Gunarso melalui Kabag Binopsnal Dit Binmas Polda Jawa Barat AKBP Sunarya, S.Pd., M.M. mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan telah hadir dalam forum ini, mari kita menjaga kamtibmas wilayah dengan tetap bersinergi antara TNI, Polri, Pemerintah dan juga masyarakat.

Kamtibmas tidak akan terwujud tanpa partisipasi masyarakat, guna mewujudkan wilayah yang aman dan nyaman, salah satunya dengan program polisi rw.

Dengan dibentuknya polisi rw ini bersama dengan bhabinkamtibmas 784 personil untuk menjadi polisi rw dalam menjaga kamtibmas, terlebih dari itu kedepan kita menghadapi tahun pemilu di tahun 2024 guna mencegah black kampanye, money politik dan lain sebagainya, pungkas AKBP Sunarya.

Setidaknya di Indonesia ini terdiri dari 1340 suku, 300 Etnik dan bahasa daerah yang berjumlah +- 200 bahasa, oleh karena itu potensi gangguan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan juga keamanan sangat rentan terjadi di Indonesia, mari kita bersatu untuk menuju Indonesia sejahtera, Imbuhnya.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *